Membangun Wirausahawan Muda Berbasis Kreatifitas Melalui Pelatihan Pembuatan Gelang Bernilai Ekonomis
Keywords:
SMP Ahbabul Falah Tajinan; pengajaran; kewirausahaan; karakter siswa, rekuitmenAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat merupakan bagian integral dari pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi kehidupan bermasyarakat setelah lulus. Kegiatan ini berfokus pada pengabdian berbasis potensi yang dilaksanakan di SMP Ahbabul Falah. Kewirausahaan merupakan aspek penting yang harus dipahami oleh mahasiswa Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) sebagai persiapan menghadapi kehidupan bermasyarakat setelah lulus. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian masyarakat berbasis potensi yang dilakukan di SMP Ahbabul Falah dan MA Bahrul Ulum Tajinan, yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan motivasi siswa dalam proses pembelajaran. Melalui observasi, ditemukan bahwa permasalahan kedisiplinan siswa, seperti keterlambatan dan kurangnya perhatian, berdampak negatif pada hasil belajar. Untuk mengatasi masalah ini, solusi yang diusulkan meliputi penerapan metode pembelajaran interaktif, pelatihan kewirausahaan, dan penciptaan lingkungan belajar yang kondusif. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan siswa, serta memberikan manfaat jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, pengabdian masyarakat berbasis potensi tidak hanya berkontribusi pada pengembangan individu, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.References
Herlina, E., Stai, R., Khalidiyah, A., & Kalimantan, S. (2022). BENTUK DAN SIFAT PENGABDIAN MASYARAKAT YANG DITERAPKAN OLEH PERGURUAN TINGGI. 2(3), 122–130.
Sulistyastuti, D. R. (2017). Tantangan Indonesia Mengoptimalkan Bonus Demografi. Jurnal Studi Pemuda, 6(1), 538-547.
Sari, R., & Hasanah, M. (2019). Pendidikan Kewirausahaan Edisi Revisi. K-Media: Yogyakarta.
Rizkiyah, N., Widiyarto, S., & Abdillah, A. (2021). Penyuluhan Pembelajaran Kewirausahaan Untuk Siswa SMP. Community Development Journal: Jurnal
Pengabdian Masyarakat, 2(3), 858–864.Peserta Didik Sebagai Wirausaha Muda. Jurnal Kewarganegaraan, 6(2). 5107-5111.
