Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Masyarakat melalui Edukasi Partisipatif Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)
Keywords:
Cuci tangan pakai sabun, perilaku hidup bersih dan sehat, edukasi kesehatan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang terbukti efektif dalam mencegah penyebaran berbagai penyakit infeksi, seperti diare dan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Namun, penerapan CTPS di tingkat masyarakat masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya kesadaran, kurangnya pengetahuan mengenai waktu kritis mencuci tangan, serta belum optimalnya keterampilan dalam menerapkan enam langkah CTPS sesuai standar kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan masyarakat mengenai pentingnya CTPS melalui pendekatan edukasi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan di RW 03 Desa Junrejo, Kota Batu dengan metode penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, dan praktik langsung enam langkah CTPS. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi peserta serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan CTPS setelah kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai manfaat CTPS, waktu-waktu penting mencuci tangan, serta keterampilan dalam menerapkan prosedur CTPS secara benar. Antusiasme peserta selama proses edukasi juga menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembelajaran kesehatan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung pembentukan budaya hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan serta berkontribusi dalam upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan masyarakat.
References
Ezezika, O., Heng, J., Fatima, K., Mohamed, A., & Barrett, K. (2023). What are the barriers and facilitators to community handwashing with water and soap? A systematic review. PLOS Global Public Health.
Caruso, B. A., et al. (2023). Synthesizing the evidence for effective hand hygiene in community settings.
BMJ Open. Interventions to improve hand hygiene in community settings: A systematic review...
(2025).
Hendra, H., Laksananno, G. S., & Suparjo. (2023). Pengaruh Edukasi Senam Cuci Tangan terhadap Kebiasaan Cuci Tangan dalam Upaya Pencegahan Diare.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pentingnya Cuci Tangan: Manfaat, Langkah, dan Momen yang Tepat.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Kasus Diare dan ISPA.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024/2025). Pedoman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2026. Cuci Tangan.
Lansia. Berdikari: Jurnal Inovasi dan Penerapan Ipteks.
MacLeod, C., Braun, L., Caruso, B. A., et al. (2023). Recommendations for hand hygiene in community settings: A scoping review of current international guidelines. BMJ Open, 13(6). DOI: 10.1136/bmjopen-2022-068887.
Noorratri, E. D., Sari, I. M., & Hartutik, S. (2023). Optimalisasi Pemberian Penyuluhan dan Demonstrasi CTPS yang Baik dan Benar. Community Development in Health Journal.
Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S.(2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sidebang, P. (2021). Pemberdayaan dan Peningkatan Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
Sihite, N. W., Podojoyo, & Yusuf, M. (2021). Edukasi Perilaku Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada
World Health Organization – Guidelines on Hand Hygiene in Community Settings
World Health Organization. (2024). WHO Guidelines on Hand Hygiene in Community Settings. Geneva: WHO.
